Langsung ke konten utama

Postingan

(Mencoba) Berdamai Sama Jam Biologis yang Gak Logis

Setiap makhluk hidup perlu beradaptasi. Seperti yang pernah kita pelajari saat bangku SD, adapun tujuan makhluk hidup beradaptasi adalah agar bisa mengatasi tekanan dan bisa bertahan hidup di lingkungannya.  Jadi, kurang lebih hampir tiga tahun lamanya gue terbiasa dengan jam kerja macam Pegawai Negeri Sipil (PNS) yakni dari jam 9-5 sore. Jarang lho, jam kerja di media bisa seteratur ini. Itu karena kerjaan gue saat itu adalah nge-handle internal media sebuah perusahaan telekomunikasi, otomatis jam kerja gue ngikutin jam kerja mereka. Berangkat pagi bareng pak suami, makan siang jam 12, pulang jam 5. Begitu terus selama tiga tahun belakangan.  Semua baik-baik saja sampai suatu hari gue memutuskan untuk melepaskan "my comfort zone". Ya namanya hidup, kadang kita butuh sebuah tantangan biar gak ngebosenin (tapi giliran dikasi tantangan, malah ngeluh bahkan nangis-nangis. Hahaha siapa eeaa?) Setiap memulai sesuatu kebiasaan yang baru, tentu gak semudah itu, Fer...

Jangan Percaya Pada Perpisahan

Saya percaya, tidak ada yang sebenar-benarnya perpisahan di dalam hidup ini. Yang ada hanya kita tidak bertemu, berinteraksi, berdiskusi, bekerja, tertawa bahkan bertengkar lagi setiap hari. Makanya, jangan percaya pada sebuah perpisahan.  Terima kasih untuk perjalanan tiga tahunnya yang sangat menyenangkan. Semoga kalian nanti juga menemukan haluannya masing-masing. Sebab hidup terlalu hambar kalau tidak keluar dari zona nyaman, bukan? -Meutia-

Dear Ed Sheeran, You Look Perfect Tonight

Kalo sebagian orang punya cita-cita pengen jadi dokter, pengacara, horang kaya, atau kerja di start up, kayaknya itu gak berlaku buat gue. Cita-cita dalam hidup gue cuma dua: pengen nyaksiin live concert Coldplay dan Ed Sheeran. Udah itu aja. Dua tahun lalu, gue berkesempatan menyaksikan langsung Chris Martin dkk pecicilan gegulingan di atas panggung. Konsernya gak di Jakarta, tapi di negeri tetangga yaitu Singapura. Berangkat kesana dengan penuh kerempongan sebenarnya. Tapi akhirnya gue bahagia kayak mau nangis udah bisa ngeliat penampilan langsung band idaman gue sejak zaman Majapahit ini. Abis nonton Coldplay itu rasanya kayak one of the biggest achievement in my lyfe aja gitu ~ Pulang dari sana, hidup gue kembali berjalan seperti biasa. Kerja, patah hati, pacaran, kerja lagi, sampe suatu hari gue mendapatkan berita kalo Ed Sheeran bakal manggung di Jakarta pada 9 November 2017. Karena waktu itu gue lagi banyak banget pengeluaran, akhirnya gue harus logis gak maksain diri ...

Hidup Minimalis: Menyederhanakan Keinginan, Memperbanyak Menebar Kebaikan

Gue terlahir sebagai perempuan yang impulsif. Yang gak terlalu memikirkan konsekuensi dari setiap tindakan yang diambil. Apakah itu menjadi sebuah kekurangan? Gak juga sih. Ada untungnya juga lho mempunyai sifat ini. Gue jadi gak perlu mikir lama-lama kalo mau mutusin sesuatu. Gak ribet ini itu. Iyain aja dulu. Masalah resiko itu belakangan. Lagian, what is life if not a gamble ? #Pembelaan Sifat impulsif itu juga kebawa kalo lagi belanja. Sebagai manusia yang penuh dengan khilaf dan lemah iman, gue dulu suka berbelanja sesuatu yang gue anggep "lucu, imut, atau beli dulu deh karena masih belum punya warna atau model begini". Yang gue pikirin saat iti adalah gue harus punya. Pokoknya, kalo ke mall pulang tanpa nenteng sesuatu itu rasanya kayak ada yang kurang. Sama kayak kalo abis keluar dari aplikasi e-commerce tanpa ada barang yang di-check out, rasanya ngeganjel aja gitu di hati~ Ketika gue belum punya lipstick merk X, gue beli. Ternyata pas dicek lagi, gue punya ...

Surga Itu di Bawah Telapak Kaki & di Masakan Ibu

Gue: Bu, aku lagi pengen makan donat. Sabtu ajarin cara bikinnya ya Ibuk : Okee *Sabtu pagi jam 8an gue bangun dengan penuh semangat Gue: Buk, ayukkk bikin donat Ibuk: Itu udah jadi donatnya Gue: *melongooo* foto lama Ibuk (mertua gue) selalu bangun pagi. Bahkan jauh lebih awal dari gue dan pak suami. Setiap pagi tangannya yang walaupun sudah keriput dan mata terkantuk, tapi ia tetap lihai mengiris bawang, memotong cabai, dan merajangnya kecil-kecil. Rasa perih, atau panas terkena cipratan minyak mungkin sudah biasa baginya. Tapi tak pernah ia hiraukan. Biasanya, ibuk memulai menyiapkan bahan makanan yang akan dimasak besok pagi pada malam sebelumnya. "Kalo disiapin besok pagi, duh gak bakal kekejar", katanya pada gue. Setiap malam dia duduk di lantai, mengiris bahan makanan yang akan dimasak sambil menonton sinetron kesukaannya "Cinta Yang Hilang". Kadang sesekali gue bantu, tapi lebih sering enggak. Ya gimana, gue bukannya mempermudah kerjaa...

"Berusaha"

Perihal tentang sebuah kata yang disebut "berusaha".  Kita manusia tugasnya adalah mencoba dengan sepenuh jiwa dan raga.  Tak lupa diberi sedikit bisikan doa dan percaya, bahwa  DIA tidak pernah alpa.  Tenang saja, semua sudah diatur sebagaimana mestinya.  Coba, coba, dan coba.  Jika suatu saat lelah mendera, ambillah jeda.  Tak usah pura-pura perkasa. Itu hanya sementara.  Meski harus menyeka air mata, kembalilah berusaha dan meminta.  Karena katanya, tidak akan ada yang sia-sia.  Bila tiba masanya, semua akan berjalan semestinya.  Sisanya, giliran semesta yang bekerja.  Tak perlu iba, kecewa, atau mendrama.  Simpan saja, semua.  Sabar yang kau jaga pasti ada balasnya.  Jika DIA sudah bersabda, kita wajib percaya. 20:35 -di depanmu- foto saya

Selamat Ulang Tahun, Lelakiku

Selamat ulangtahun lelakiku. Sebagai sesama Pisces yang gampang baper dan emosian, saya paham betul gak mudah untuk bisa menerima ketika adakalanya kita bersebrangan. Aku dengan argumenku, kamu dengan argumenmu. Tapi percayalah, Pisces gak serumit itu kok. Karena katanya sih Pisces sama Pisces adalah pasangan terbaik. So, let's do this fuckin life together  🥂 😂